Postingan

Menampilkan postingan dengan label ai

Perbedaan Utama Antara Rule Based AI dan Machine Learning AI

Gambar
Sejumlah perusahaan lintas industri sedang mengeksplorasi dan mengimplementasikan proyek kecerdasan buatan atau Artificial Intelegence (AI). Subjeknya dari data yang ukurannya besar hingga robotika, yang kemudian merambah ke proses bisnis otomatis, meningkatkan pengalaman pelanggan, dan berinovasi untuk mengembangkan produk. Menurut situs McKinsey, “AI menjanjikan manfaat besar bagi bisnis dan ekonomi melalui kontribusinya terhadap produktivitas dan pertumbuhan.” Namun di balik semua itu pasti saja selalu muncul tantangan. Komputer dan mesin tidak datang ke dunia ini dengan pengetahuan yang melekat. Seperti manusia, mereka ini perlu diajari bahwa lampu merah berarti berhenti dan hijau berarti pergi. Jadi, bagaimana mesin-mesin ini benar-benar mendapatkan kecerdasan yang mereka butuhkan untuk melakukan tugas-tugas seperti mengendarai mobil atau mendiagnosis penyakit? Ada banyak cara untuk mendapatkan AI, dan yang paling penting dalam pengembangannya adalah data. Tanpa data berkualit...

Dikembangkan Alat Berteknologi AI Bantu Orang dengan Ganguan Motorik

Gambar
Para peneliti dari universitas Cambridge dan Dundee mengembangkan sistem yang ditujukan untuk orang-orang cacat secara motorik yang kesulitan berbicara. Khususnya mereka yang sering menggunakan komputer dengan output suara untuk berkomunikasi. Saat ini, alat yang tersedia untuk membantu orang-orang tersebut umumnya lambat dan rawan dengan kesalahan. Penelitian menunjukkan bahwa orang biasanya mengetik antara lima dan 20 kata per menit, tetapi berbicara antara 100 hingga 140 kata per menit. Akibatnya, orang-orang yang mengandalkan komputer untuk berkomunikasi harus ekstra dan lebih berjuang untuk melakukan percakapan yang mendetail. Kini dikembangkan alat berteknologi AI terbaru untuk membantu mengisi kesenjangan komunikasi tersebut. Caranya dengan mengurangi jumlah penekanan tombol yang para penyandang cacat motorik butuhkan untuk berkomunikasi. Pada dasarnya, semua orang mengulangi beberapa kalimat tertentu dalam percakapan. Namun, teknologi sintesis ucapan yang ada saat ini san...

Tren Keamanan Digital 2020 AI Malware dan Serangan ke Aplikasi Populer

Gambar
Sepanjang tahun 2019, Artificial Inteligence (AI) menjadi salah satu topik yang marak dibicarakan. Diprediksi, pada 2020 ini akan muncul banyak isu seputar pemakaian Al. Bahkan Presiden Joko Widodo sendiri pernah mengungkapkan keinginannya untuk memangkas birokrasi dan sebagai gantinya akan memakai AI untuk urusan birokrasi yang mudah. Salah seorang pakar keamanan siber Indonesia, Pratama Persadha menjelaskan bahwa ancaman serangan siber pada 2020 dilakukan oleh aktor yang memanfaatkan AI. Menurutnya, perkembangan AI tidak hanya terjadi di industri dan dunia birokrasi. Para peretas juga mengembangkan AI untuk menciptakan malware dan ransomware baru. Dengan memanfaatkan AI, malware, ransomware, virus, dan trojan terus akan berkembang dan mampu memperbaiki kelemahannya saat melakukan operasi. Sebagai gambaran, data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menunjukkan, pada periode Januari-September 2019 ada 129 juta serangan. Angka itu boleh jadi lebih besar karena serangan-serangan itu...

Timecraft AI untuk Cari Tahu Rahasia Teknik Pelukis Terkenal

Gambar
Ada alasan mengapa seniman tertentu begitu terkenal dan di sisi lain banyak seniman hebat di luar sana tidak begitu terkenal. Beberapa di antara para seniman di dunia bahkan dapat meniru gaya para pelukis terkenal, tapi karya tiruan tidak akan pernah bisa 100% sama dengan karya aslinya. Namun, dengan menggunakan AI, para peneliti tampaknya akan dapat mencari tahu bagaimana para pelukis master ini membuat karya seni mereka yang terkenal. Teknologi AI saat ini memang sedang marak digunakan pada berbagai jenis keperluan, termasuk seni.  Sistem AI yang satu ini dikembangkan oleh peneliti dari Laboratorium Ilmu Pengetahuan dan Kecerdasan Buatan (CSAIL) MIT dan mereka menyebutnya "Timecraft". Sistem tersebut dapat menyimpulkan bagaimana sebuah lukisan dibuat dan sapuan kuas seperti apa yang mungkin digunakan seniman untuk membuatnya. Hal ini dilakukan dengan memberi feed dan melatih AI 200 dengan timelapse lukisan digital dan cat air. Sistemnya memuat lebih dari 200 video time-...

Xeon Scalable Gen 3 Cooper Lake Prossesor AI Terbaru dari Intel

Gambar
Intel memperkenalkan prosessor terbarunya yaitu Intel Xeon Scalable generasi ketiga berbasis Cooper Lake. Prosesor ini menjadi prosesor pertama Intel yang didukung oleh built-in bfloat16.  Prosessor tersebut mendukung  inferensi AI dan pelatihan pada CPU yang akan mendukung aplikasi yang mengklasifikasikan gambar, pengenalan suara dan pemodelan bahasa.  Bfloat16 sendiri merupakan format numeric yang menggunakan setengah bit sebagai format FP32 yang mencapai akurasi model yang sebanding dengan perubahan software yang digunakan. Kali ini Intel fokus terhadap pengembangan AI yang kini tengah santer digunakan dan berkembang di dunia. Pengembangan AI-nya ini bukan hanya pada softwarenya saja tetapi pada hardwarenya juga. Penggunaan AI dan analisis data yang cepat sangat penting untuk bisnis teknologi pada saat ini.  Lisa Spelman, Intel Corporate Vice President dan General Manager untuk Xeon and Memory Group,  berkata bahwa mereka berkomitmen untuk meningkatkan akse...